Dilaporkan Reuters, menurut sebuah rekaman yang diposting di LiveATC.net, kopilot pesawat memberi tahu pengendali lalu lintas udara dengan suara tenang, bahwa pesawat tersebut terpaksa mendarat darurat. "Darurat medis. Kapten sakit," kata sang kopilot tenang.
Sang kopilot kemudian menanyakan ke mana arah bandara terdekat yang dapat diakses dengan cepat oleh personel medis darurat. "Kami akan membutuhkan mereka untuk menangani kapten," kata kopilot yang tak disebutkan namanya ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jackson mengatakan Penerbangan 550 meninggalkan Phoenix Sky Harbor International sesaat sebelum tengah malam pada Minggu (4/10) tetapi kemudian dialihkan "karena pilot sakit."
"Sayangnya, pilot kami meninggal," kata Jackson.
Baik Carr maupun Jackson menolak berkomentar lebih lanjut, termasuk apakah sang pilot tewas di udara atau di tanah, penyakit apa yang dideritanya dan identitas sang pilot maupun kopilot.
Sementara kantor pemeriksa medis The Onondaga County, New York, menyerahkan semua pertanyaan ke pihak kepolisian.
"Kami sangat sedih dengan kejadian ini," kata Jackson.
Penerbangan ini kemudian dilanjutkan dengan kru pengganti dan mendarat di Boston pada sore hari, menurut FlightAware.com. (ama)