Diberitakan Channel NewsAsia, asap yang terlihat pada Kamis (8/10), di Phuket telah masuk kategori berbahaya bagi kesehatan serta menganggu perjalanan udara menuju tempat tujuan wisata pantai itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jarak pandang di Bandara Phuket hanya 200 meter pada Kamis pagi ini, berdasarkan pantauan Radio Aeronautika Thailand. Akibat asap, maskapai diminta menunda penerbangan hingga sore hari saat jarak pandang mulai baik.
Ada lima penerbangan menuju Phuket sebelum jam 9.30 yang terganggu. Sementara dua penerbangan ditunda pendaratannya, salah satunya adalah pesawat milik Sri Lankan Airlines yang terbang dari Singapura dan harus berputar-putar di atas bandara selama 1 jam 15 menit sampai asap sedikit mereda pekatnya.
Tiga penerbangan dialihkan ke bandara Suvarnabhumi dan Don Mueang di Bangkok.
Tanggal 13-21 Oktober mendatang, Phuket rencananya akan mengadakan Festival Vegetarian Tahunan yang populer di antara turis China, Malaysia dan Singapura. Sejauh ini angka rencana kedatangan wisatawan ke Phuket belum ada penurunan akibat asap, berdasarkan data Otoritas Pariwisata Thailand, TAT.
Namun, TAT mengakui jika situasi asap berlanjut, akan banyak turis yang membatalkan kunjungannya.
Warga di Phuket telah dianjurkan untuk mengenakan masker wajah jika keluar rumah dan diimbau tidak meminum air hujan karena mengandung partikel debu.
Kementerian Kesehatan Thailand telah membagikan lebih dari 140 ribu masker kepada warga di selatan Thailand. Pusat medis juga telah dibangun oleh pemerintah lokal Phuket untuk membantu warga dan turis.
Para pengendara boat juga diminta untuk mengurangi kecepatan karena jarak pandang yang pendek di laut. (stu)