Dalam keterangan yang dirilis beberapa jam lalu, Moskow mengumumkan bahwa pihaknya telah menghancurkan 10 target setiap harinya. Belakangan, serangan ditingkatkan untuk mencegah berkelompoknya kembali para militan dan memecahkan mereka dari wilayah-wilayah tempat berkumpulnya ISIS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Liwa al-Haqq sendiri diketahui tidak terhubung dengan kelompok ISIS. Karenanya, hingga kini belum diketahui dengan pasti apa yang sedang dilakukan oleh dua komandan tersebut di salah satu lokasi yang dibom itu.
Kementerian Pertahanan Rusia juga mengklaim telah menghancurkan markas tempat penyimpanan amunisi ISIS, yang dibangun dengan bekas penjara di dekat Aleppo, dan menewaskan 100 militan.
Sebuah kelompok pemantau pada Jumat (9/10) waktu setempat, juga menyatakan telah melihat pertempuran yang intens dengan ISIS.
Pihak Rusia mengidentifikasi telah menghancurkan tempat pelatihan militan di provinsi Latakia dan Idlib. Mereka menyebut, pesawat tempur SU-34, SU-24M dan SU-25CM yang bekerja membawa misil dalam waktu 24 jam belakangan ini.
(meg)