Reaksi para pengunjung dalam beberapa foto yang diunggah Reuters beragam. Beberapa anak yang berada di baris terdepan terlihat menutup hidung, beberapa lainnya terlihat jijik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Baunya buruk tapi sangat menarik melihat seperti apa bagian dalam singa. Sangat keren karena ternyata sama dengan manusia," kata anak berusia 11 tahun, Sofie Beyer.
Pihak kebun binatang mengatakan bahwa acara ini bertujuan memberikan pendidikan pada anak-anak soal bagian tubuh hewan.
Bukan kali ini saja kebun binatang Denmark menguliti hewan di depan pengunjung. Sebelumnya tahun lalu, kebun binatang di Kopenhagen, menguliti seekor jerapah berusia 18 tahun di depan anak-anak. Pengelola kebun binatang itu langsung dapat ancaman pembunuhan.
Sama seperti tahun lalu, acara kali ini juga menuai kontroversi. Komentar pro dan kontra bermunculan di media sosial. Kebanyakan mengatakan bahwa memperlihatkan hal tersebut akan membuat anak-anak trauma serta mengancam populasi singa.
Anak-anak menutup hidung saat bangkai singa dikuliti di kebun binatan Kota Odense. (Reuters/Claus Fisker) |
Sementara mereka yang pro mengatakan bahwa acara itu bagus untuk memberikan pemahaman soal binatang. "Mereka yang trauma adalah yang tidak datang ke acara itu," ujar pengguna internet.
Singa yang dikuliti itu dimusnahkan pada Februari lalu dan diawetkan di mesin pendingin. Pihak kebun binatang mengatakan bahwa pemusnahan dilakukan untuk mengurangi singa di kandang yang terlalu banyak.
Kebun binatang Odense menolak menggunakan alat kontrasepsi pada singa demi menjaga sifat alamiah mereka. (den)
Anak-anak menutup hidung saat bangkai singa dikuliti di kebun binatan Kota Odense. (Reuters/Claus Fisker)