"Walau ada perlambatan ekonomi, orang kaya di China melawan arus, mencatatkan tahun terbaik mereka, dan menciptakan kekayaan lebih banyak dibanding negara lain dalam setahun," kata Rupert Hoogewerd, ketua Hurun Report, dikutip dari CNN, Kamis (15/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wang adalah pengusaha properti terbesar di China dengan kekayaan saat ini mencapai US$34,4 miliar atau lebih dari Rp468 triliun, naik 52 persen dari tahun sebelumnya.
Kekayaan Wang naik pesat berkat bisnis bioskop di Shanghai. Wang belakangan juga membeli World Triathlon Corporation, yang terkenal dengan perlombaan Ironman.
Sementara kekayaan Ma menurun 3 persen menjadi US$22,7 miliar atau lebih dari Rp309 triliun. Harga saham Alibaba menukik usai IPO tahun lalu.
Hoogewerf, yang juga peneliti di Hurun awal tahun ini kepada CNN mengatakan jumlah orang kaya di China diperkirakan lebih banyak lagi.
Pasalnya menurut dia, banyak konglomerat China yang enggan mengungkapkan kekayaannya agar tidak terendus pemerintah.
Hurun Report, kata dia, hanya berhasil mengidentifikasi sekitar 50 persen konglomerat di China, sementara sekitar 15 persen diduga tidak diketahui publik.
"Bayangkan ini seperti gunung es, puncaknya jauh lebih kecil dibanding bentuk keseluruhannya," kata dia. (den)