Menurut Menteri Dalam Negeri Bulgaria, Georgi Kostov, awalnya penjaga perbatasan menahan 50 orang dengan kisaran usia antara 20-30 tahun secara baik-baik di dekat Sredets, sekitar 30 kilometer dari perbatasan Bulgaria dengan Turki. Namun, para pengungsi mulai ricuh sehingga petugas bertindak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perdana Menteri Bulgaria, Boiko Borisov, pun langsung meninggalkan pertemuan Uni Eropa di Brussels dan kembali ke Bulgaria setelah mendengar kabar mengenai insiden ini.
Juru bicara badan pengungsi PBB (UNHCR), Boris Cheshirkov, mengecam penyalahgunaan kekuatan untuk melawan imigran dan meminta Bulgaria untuk segera menginvestigasi insiden ini secara transparan.
Puluhan ribu imigran yang kebanyakan hijrah dari perang sipil di Suriah memang mencoba mencapai Eropa Barat melalui Bulgaria dan negara tetangganya, seperti Yunani, Makedonia, dan Serbia.
Bulgaria pun memperketat keamanan di daerah perbatasan dengan memasang kamera dan sensor gerakan dan menambah pagar untuk menutupi perbatasan sepanjang 160 kilometer dengan Turki. (den)