Dokumen yang dipublikasikan pada Rabu (21/10) adalah data Brennan sebelum pemerintahan Obama dan tak mengungkapkan informasi rahasia, melainkan data seperti nomor jaminan sosial, nomor paspor, alamat keluarga dan rekan-rekannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peretas yang mengklaim secara ilegal mengakses server pribadi Brennan pekan lalu, yakin telah memberi WikiLeaks atas informasi ini dan mengancam akan merilis lebih banyak dokumen.
“Peretasan akun keluarga Brennan adalah kejahatan dan keluarga Brennan adalah korban," kata CIA dalam sebuah pernyataan. “Kepemilikan elektronik pribadi dari keluarga Brennan dijarah dengan niat jahat dan sekarang sedang didistribusikan di seluruh web. Serangan ini adalah sesuatu yang bisa terjadi kepada siapa pun dan harus dihukum, tidak dipromosikan. Tidak ada indikasi bahwa setiap dokumen yang dirilis sejauuh ini adalah rahasia.”
WikiLeaks mencuit pada Rabu sore bahwa mereka berencana untuk merilis lebih banyak surel Brennan.
"Besok kami akan melanjutkan serial email kepala @CIA kita John Brennan, termasuk strategi AS di Afghanistan dan Pakistan #AfPak #CIA," cuit WikiLeaks. (stu/stu)