Berbicara di acara "State of the Union" CNN yang dibawakan Jake Tapper, Minggu (25/10), Trump mengaku "100 persen" yakin Irak akan lebih baik jika masih dipimpin Hussein dan Libya masih di bawah Gaddafi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lihat Libya, lihat Irak. Irak dulu tidak ada teroris. Dia (Hussein) akan membunuh semua teroris secepatnya, namun sekarang negara itu menjadi Harvard-nya terorisme," kata Trump.
Dulu, dia melanjutkan, Irak dengan kepemimpinan Hussein jauh lebih baik ketimbang sekarang.
"Saya tidak mengatakan Dia (Hussein) adalah pria yang baik, dia buruk, tapi lebih baik ketimbang sekarang. Sekarang Irak adalah medan latihan teroris. Sekarang Libya, tidak ada yang tahu Libya. Sejujurnya tidak ada Irak dan Libya, semuanya hancur. Mereka tidak punya kendali, tidak tahu apa yang terjadi," ujar Trump.
Doktrin Trump
Trump adalah salah satu kandidat kuat Partai Demokrat untuk maju dalam pemilihan Presiden AS tahun depan. Kepada CNN dia mengatakan bahwa kebijakan luar negerinya akan fokus pada memperkuat militer AS.
"Yang saya tahu adalah ini: Kita hidup di Abad Pertengahan. Kita hidup di dunia yang sangat buruk dan berbahaya," kata dia.
"Doktrin Trump sangat sederhana, yaitu kekuatan. Tidak ada yang akan berani main-main dengan kita. Militer kita akan lebih kuat," lanjut dia. (stu)