Komentar Paus tersebut ditujukan oleh ribuan kaum gipsi Roma dan Sinti yang hidup secara berpindah-pindah, kerap menari flamenco dan memainkan ala musik seperti biola dan gitar Spanyol.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait pembelaannya terhadap hak kaum gipsi untuk tetap menjaga budaya mereka, Paus menyatakan, "Telah tiba waktunya untuk mencabut prasangka yang telah berlangsung berabad-abad yang sering menjadi dasar diskriminasi, rasisme dan xenofobia."
Paus menilai kaum gipsi Kristen harus melakukan sejumlah hal, yaitu "menghindari segala sesuatu yang dapat mencoreng (kaum gipsi) kepalsuan, penipuan dan perkelahian".
Paus juga menyoroti sejumlah permasalahan yang erat dihubungkan dengan kaum gipsi, seperti perdagangan narkoba, perdagangan manusia dan penyalahgunaan anak gipsi. Banyak anak gipsi kedapatan mengemis di berbagai ruas jalan di kota-kota besar di Eropa.
Paus Fransiskus menilai bahwa negara-negara di Eropa harus menjamin pendidikan menjangkau seluruh anak, dan menyatakan bahwa "tugas orang dewasa untuk memastikan bahwa anak-anak bersekolah." (ama)