Sejak awal serangan Rusia yang menargetkan berbagai rival Presiden Suriah, Bashar al-Assad pada 30 September lalu, berbagai laporan dari media dan sejumlah kelompok sipil menuduh serangan udara Rusia mengakibatkan beberapa rumah sakit hancur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditanya dalam konferensi pers soal apakah AS memiliki bukti bahwa serangan udara Rusia menghancurkan sejumlah rumah sakit di Suriah, Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, John Kirby memaparkan "Ya, kami telah menerima beberapa informasi yang membuat kami yakin bahwa pesawat militer Rusia menghancurkan sebuah rumah sakit.
"Kami menerima informasi itu dari beberapa media, kami melihat sejumlah kelompok masyarakat sipil Suriah menyatakan hal tersebut," kata Kirby.
"Saya akan memberitahu Anda bahwa kami memiliki informasi operasional lain yang membuat kami percaya bahwa penargetan Rusia tidak hanya terfokus pada ISIS, tetapi juga, pada kenyataannya, menyebabkan kerusakan sejumlah infrastruktur sipil dan menewaskan sejumlah warga sipil," kata Kirby.
Rusia berkali-kali mengklaim bahwa serangan udara yang diluncurkan sejak satu bulan lalu menargetkan kelompok militan ISIS. Namun, para pejabat AS menyatakan sebagian besar serangan diarahkan pada kelompok militan lainnya yang mengancam pemerintah Presiden Assad. (ama)