Keputusan Inggris untuk menangguhkan penerbangan maskapai Ingris dari bandara itu membuat marah Mesir—yang menggantungkan pada pendapatan turisme, serta Rusia yang mengatakan Inggris tak berbagi informasi intelijennya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami bekerja sama dengan perusahaan penerbangan untuk memastikan ada pengaturan yang sesuai di tempat untuk menyatukan kembali penumpang dengan barang-barang mereka sesegera mungkin."
Penerbangan ke Sharm al-Sheikh masih ditangguhkan dan Inggris mengimbau untuk tidak terbang dari dan menuju bandara itu.
Thomas Cook Airlines, easyJet, operator pesawat pribadi Monarch, British Airways dan Thomson mengoperasikan penerbangan langsung antara Inggris dan Sharm al-Sheikh. Sekitar 20 ribu wisatawan Inggris yang diyakini berada di daerah itu.
Kelompok militan Sinai yang berafiliasi dengan ISIS telah mengaku bertanggung jawab atas kecelakaan pesawat Kogalymavia ini. (stu)