Lima negara itu juga berada di tingkat teratas yang paling banyak mengeksekusi tahanan dalam enam bulan pertama 2015, menurut Amnesty pada Juli lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak yang prohukuman mati di Saudi mengatakan bahwa eksekusi mati yang biasanya dilakukan dengan memenggal kepala tahanan, sama saja dengan eksekusi yang dilakukan AS dengan menggunakan suntikan mati. Mereka menyayangkan jika metode eksekusinya dibandingkan dengan apa yang dilakukan kelompok ISIS terhadap sandera-sandera mereka.
Amnesty juga mengatakan bahwa hukuman mati yang tidak proporsional terjadi terhadap warga asing di Saudi. Dari 63 orang yang dieksekusi tahun ini atas tuduhan yang berkaitan dengan obat-obatan, 45 di antaranya adalah orang asing. Secara keseluruhan, jumlah orang asing yang dieksekusi sepanjang tahun ini adalah 71 orang.
Tapi Arab Saudi mengatakan bahwa mereka menyelenggarakan pengadilan yang adil untuk semua terdakwa. (stu)