"Gagasan bahwa negara ini akan mendeportasi 11 sampai 12 juta orang dari negara ini, pertama, saya tidak tahu dari mana Trump pikir dananya datang. Akan membutuhkan ratusan miliar dollar untuk melakukan itu," ujar Obama dalam sesi wawancara dengan stasiun televisi ABC di Gedung Putih, Kamis (12/11).
Obama kemudian mengajak masyarakat membayangkan jika rencana tersebut benar-benar dieksekusi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Trump mengusulkan deportasi bagi semua imigran ilegal. Ia juga mengatakan akan meminta pemerintah Meksiko untuk membayar pembangunan tembok di sepanjang perbatasan.
Masalah imigran ini memicu ketegangan antara Partai Republik dan warga Hispanik menjelang pemilihan umum tahun depan. Pasalnya, mayoritas imigran ilegal tersebut adalah kaum Hispanik.
Kantor berita Reuters melaporkan bahwa hal ini merupakan keuntungan bagi Partai Demokrat, partai Presiden Obama.
Obama mengatakan bahwa selalu ada perasaan anti-imigran di AS. "Kami tidak mau, seorang presiden atau siapapun di posisi pemimpin memainkan rasa takut semacam itu," ucap Obama.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS, John Kerry, juga mengatakan bahwa pemerintah Meksiko tidak akan membangun atau membayar apapun untuk tembok usulan Trump.
Ketika ditanya mengenai rencana Trump tersebut dalam program GPS di CNN, Kerry berkata, "Saya tahu Anda mencoba menggiring saya ke tengah politik presiden. Saya pikir sudah pasti bahwa Meksiko tidak akan membangun tembok itu." (stu/stu)