Sayap media ISIS, Pusat Media al-Hayat, merilis ancaman yang disampaikan oleh seorang militan yang disebut Muslim Perancis untuk melakukan penyerangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Reuters juga melaporkan bahwa pendukung ISIS lewat media sosial juga mengarahkan bahwa ISIS yang melakukan serangan.
"Khilafah menyerbu rumah di seberang," bunyi salah satu cuitan di Twitter.
Serangan Paris juga terjadi hanya berselang beberapa hari setelah ISIS mengklaim serangan di wilayah Muslim Syiah di selatan Beirut, Libanon, dan berselang beberapa minggu setelah pesawat komersial Rusia jatuh di Mesir.
Pada Jumat, tentara Kurdi berhasil merebut Kota Sinjar di Irak Utara dari tangan ISIS. Amerika Serikat dan Inggris juga meluncurkan serangan udara yang diklaim berhasil menewaskan algojo ISIS, Jihadi John.
Setidaknya 153 orang tewas dalam pengeboman dan penembakan di stadion nasional Stade de France di Saint-Denis, beberapa restoran dan gedung konser Bataclan. Sebanyak delapan pelaku penyerangan tewas oleh pihak keamanan Perancis, namun belum diketahui apakah terdapat pelaku yang berhasil melarikan diri. (stu)