Menurut Menteri Pertahanan Perancis Jean-Yves Le Drian, yang dikutip Al-Arabiya, Minggu (21/11), serangan senjata kimia adalah "salah satu risiko" yang mungkin terjadi dan harus dihindari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebanyak tujuh pelaku tewas dalam peristiwa yang terjadi 13 November lalu di enam tempat di Paris. Sebelumnya sumber keamanan di Turki kepada Reuters mengatakan seharusnya peristiwa itu tidak terjadi jika salah seorang pelaku ditangkap sebelumnya.
Sumber Turki mengatakan, salah satu pelaku pengeboman bunuh diri di Paris, Brahim Abdeslam, ditangkap Januari lalu saat hendak menyeberang ke Suriah dari Turki untuk bergabung dengan ISIS.
Brahim lantas dideportasi ke Belgia, namun tidak ada pengawasan yang ketat dari pemerintah kota Brussels terhadap warga mereka yang telah teradikalisasi ini.
Sementara itu Le Drian mengatakan bahwa kapal induk Charles de Gaulle telah dikirim untuk misi menggempur ISIS di Suriah dan akan mulai beroperasi hari ini.
Perancis menggencarkan serangan ke Suriah setelah simpatisan ISIS di Paris yang juga melukai ratusan orang. (den)