Menurut situs missilethreat.com yang dikutip CNN, rudal anti-jet Rusia bisa melesat hingga jarak 250 kilometer, sementara lokasi Turki dari Hmeymim hanya sekitar 45 kilometer.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rudal ini disebut bisa menembak target bergerak seperti jet tempur, rudal balistik dan rudal jelajah. Sistem S-400 terdiri dari radal, peluncur rudal, pos komando dan hanya bisa dioperasikan oleh militer Rusia.
Pangkalan udara Khmeimin di Latakia sendiri menjadi tempat tinggal landas jet Rusia dalam menyerang kelompok pemberontak. Di Khmeimim terdapat skuadron jet tempur Su-27sm dan Su-30, jet pengebom Su-34 dan pengebom taktis Su-24.
Penguatan kekuatan tempur Rusia dilakukan setelah jet tempur mereka ditembak jatuh Turki Selasa lalu. Rusia membantah jet mereka memasuki wilayah Turki, sementara Turki memberikan bukti rekaman peringatan dari pengawas udara. (stu)