“Kami tak butuh pasukan asing di tanah Irak,” kata Abadi dalam sebuah pernyataan.
Sebelumnya pada Selasa (1/12), Menteri Pertahanan Amerika Serikat Ash Carter memberikan beberapa detail kelompok “ekspedisi” baru. Ia menyebut pasukan ini tak akan lebih besar dari sekitar 50 anggota operasi khusus AS yang sedang dikirim ke Suriah untuk memerangi ISIS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Abadi, menjabat lebih dari setahun lalu, dengan dukungan dari Amerika Serikat dan Iran, harus bergantung dengan milisi Syiah yang didukung oleh Teheran. Ini terutama setelah pasukan Irak dua kali mengalami kekalahan besar atas invasi ISIS di Mosul dan Ramadi.
Juru bicara kelompok Organisasi Badr dan Asaib Ahl al-Haq yang didukung Iran juga memberi pernyataan serupa.
“Semua warga Irak memandang (orang Amerika) sebagai penjajah yang tidak dapat dipercaya,” kata Muen al-Kadhimi, ajudan senioor pemimpin Organisasi Badr.