"Serangan terhadap ISIS adalah jebakan," katanya, dilansir Independent pada Kamis (3/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mengapa kita membuat banyak kesalahan? Mengapa kita sangat salah memahami tujuan ISIS?"
"Kita hanyalah mendukung musuh, menambah penderitaan dan bencana bagi warga Suriah."
"Pemenang dalam perang ini bukanlah pihak yang punya senjata terbaru, termahal, atau tercanggih sekalipun, tetapi yang bisa memenangkan hati rakyat di sisinya,"
Contohnya, Henin menjelaskan eskalasi krisis pengungsi belum lama ini, beserta respons dari Eropa yang hendak memberi mereka tempat tinggal, sebagai pukulan untuk ISIS. "Ratusan ribu pengungsi meninggalkan tanah Muslim yang diimpikan ISIS, dan malah pindah ke tanah kafir?"
"Inilah mengapa mereka melakukan serangan Paris," ujar Henin. "Untuk membuat kita menutup perbatasan, dan yang lebih parah, menutup akal kita."
Bagi Henin, ketimbang melukai ISIS, gempuran pasukan koalisi justru "mendesak orang ke genggaman mereka."
"Yang harus kita lakukan adalah merangkul warga lokal. Semakin mereka punya solusi politik, ISIS akan tumbang."
Dia melanjutkan, "Akan ada cara yang sangat mudah untuk membuat ISIS kalah dengan cepat. Dunia mesti memutuskan bahwa seluruh wilayah dudukan oposisi Suriah sebagai zona larangan terbang untuk koalisi, Rusia, rezim Suriah, siapapun. Itulah yang harus difokuskan masyarakat internasional."
(den)