Sebanyak 14 orang tewas dan 21 lainnya terluka ketika pasangan yang bertemu di layanan kencan online itu menyerbu sebuah pesta yang berlangsung di Inland Regional Center, San Bernardino, Rabu (2/12).
CNN melansir Presiden AS Barack Obama pada Kamis (3/12) mengisyaratkan bahwa para penyerang kemungkinan memiliki motif campuran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak berwenang AS mengatakan Farook tak masuk ke daftar orang yang mereka awasi. Ia pergi menunaikan haji pada 2013 selama beberapa minggu dan dalam periode inilah ia bertemu Malik.
Lihat juga:Vladimir Putin: Allah Menghukum Turki |
Pasangan itu tak pernah berada di dalam daftar FBI untuk orang yang berpotensi teradikalisasi, bahkan tak pernah berhubungan dengan polisi hingga Rabu.
Namun berdasar investigasi pihak berwenang, ia pernah berbicara lewat telepon dan media sosial dengan lebih dari satu orang yang sedang diawasi terkait terorisme.
Komunikasi mereka, meski begitu, tak sering terjadi. Orang-orang yang diawasi ini pun bukanlah prioritas tinggi, dan terakhir kali Farook berhubungan dengan mereka sudah berbulan-bulan lalu.