Juru bicara gubernur provinsi Kandahar, Sameem Khpalwak, mengatakan pada Rabu (8/12) bahwa terdapat korban dari kubu pasukan keamanan dan warga sipil namun jumlahnya belum diketahui karena lokasi pertempuran belum berhasil direbut.
Satu pernyataan tertulis dari Taliban mengatakan bahwa pada Selasa malam, para pengebom bunuh diri yang membawa senjata ringan dan senjata berat memasuki pangkalan udara di Kandahar, salah satu daerah pusat pejuang Taliban. Para penyerang itu kemudian menyerbu pasukan internasional dan Afghanistan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para pejuang Taliban menyerang satu bagian perimeter pangkalan yang sangat dijaga ketat. Pangkalan ini terdiri dari bandar udara sipil dan pangkalan udara militer.
Para pejuang Taliban pada awalnya mengambil posisi di satu gedung sekolah dekat perimeter pangkalan militer yang merupakan lokasi tempat tinggal para pejabat.
Taliban yang memperjuangkan upaya mendirikan kembali pemerintah Islam garis keras setelah intervensi militer AS menggulingkan rejim mereka pada 2001, mengalami perebutan kepemimpinan sehingga sejumlah pejuang tewas dalam pertempuran antar faksi.
Tetapi serangan ke pangkalan udara yang terjadi bersamaan dengan awal konperensi wilayah Asia Tengah di Islamabad, menggarisbawahi kemampuan gerakan ini melakukan serangan-serangan ke sasaran penting setelah untuk beberapa saat berhasil menguasai kota Kunduz pada September.
Serangan ini terjadi setelah serangan pengebom bunuh diri di satu kantor polisi Kandahar. (yns)