Panci yang berada di tempat tidak biasa itu memicu kecurigaan. Pasalnya, panci presto adalah salah satu alat rumah tangga yang bisa dibuat menjadi bom.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat saya melihat pesan di ponsel, saya langsung lari ke mobil. Saya harus menjemput putri saya," kata Carmen Polanco, orang tua murid.
Tim gegana memutuskan untuk meledakkan panci presto itu. Setelah tindakan itu dilakukan, diketahui panci itu kosong dan sama sekali tidak berbahaya.
Polisi melakukan prosedur keamanan dengan menyisir wilayah dalam dan luar sekolah. Setelah dirasa aman, siswa diperbolehkan kembali ke kelas.
Publik AS punya pengalaman mengerikan dengan panci presto yang dibuat bom. April tahun 2013, dua bersaudara Tsarnaev meledakkan bom panci presto di tengah perlombaan Boston Marathon, menewaskan empat orang dan melukai 280 orang lainnya. (den)