Menurut pihak berwenang, penyerang mengklaim serangannya atas nama kelompok teroris ISIS. Guru pria itu diserang ketika ia sedang bersiap untuk membuka kelas, sekitar pukul 06.30 pagi waktu setempat pada Senin (14/12).
Pelaku menyerang bagian leher sang guru, dan pisau di gedung sekolah. Ia juga disebut mengenakan penutup kepala balaclava.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Otoritas antiterorisme Perancis sedang menyelidiki kasus ini, belum diketahui apakah pelaku tertangkap atau tidak.
Insiden ini terjadi hanya sekitar sebulan setelah teror Paris oleh ISIS yang menewaskan 130 orang. (stu)