Persiapan serangan sudah dikonfirmasi kepala pasukan Irak, Letnan Jenderal Othman al-Ghanemi kepada stasiun televisi nasional, Senin (21/12). Meski tak menyebutkan waktunya, Al-Ghanemi menegaskan pihaknya akan menyerang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pesawat militer Irak menjatuhkan selebaran di kota itu pada Minggu (20/12) dan meminta warga meninggalkan kota dalam waktu 72 jam. Dalam waktu itu, pasukan Irak akan menyerang.
Selebaran itu juga berisi rute aman bagi warga yang hendak menyelamatkan diri. Namun, ISIS sedang berupaya membuat mereka tetap tinggal.
Ramadi jatuh ke tangan ISIS sejak Mei lalu. Intelijen Irak memperkirakan, ada sekitar 250 sampai 300 pejuang ISIS yang bercokol di pusat Ramadi, yang merupakan ibu kota Anbar itu. (rsa)