Laporan yang dipublikasikan oleh kantor berita Mehr tidak memberi rincian lebih lanjut namun komentar dari Behrouz Kamalvandi, juru bicara dari Organisasi Energi Atom Iran merujuk pada perluasan stasiun pembangkit nuklir Bushehr, yang didisain dan dibangun oleh Rusia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembangkit Bushehr sendiri tak pernah dianggap oleh para ahli dan diplomat memiliki risiko proliferasi nuklir.
Aspek lain yang membuat nuklir Iran dianggap berpotensi untuk mengembangkan senjata seperti aktivitas pengayaan uranium dan reaktor air, akan dibatasi di bawah perjanjian nuklir Iran dengan negara dunia termasuk Rusia yang dicapai Juli lalu.
Sebagai gantinya, sanksi ekonomi terhadap Iran akan dicabut.