Pihak kedutaan ini kemudian memberikan peringatan kepada warga dan karyawan mereka untuk meningkatkan kewaspadaan jika berada di Sanlitun, di Distrik Chaoyang, Beijing.
Di kawasan ini, beragam toko dengan merek internasional papan atas seperti Mango, Reiss dan Lacoste didirikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Hong Lei mengatakan pemerintah mengetahui adanya laporan ancaman terorisme tersebut dan bahwa pihaknya menaruh perhatian besar atas keselamatan warga asing di China.
Sementara itu, kepolisian China melalui sebuah pernyataan seperti dilansir dari TheGuardian.com, mengatakan mereka telah mengeluarkan peringatan keamanan dengan status 'kuning' untuk perayaan Natal dan Tahun Baru. Peringatan tersebut terutama ditujukan pada area seperti mal, yang sering dikunjungi selama perayaan.
"Kepolisian Beijing berencana mengambil pencegahan untuk menjamin ketertiban publik yang baik," kata kepolisian tersebut.
Hari Natal bukanlah sebuah liburan di China tetapi banyak anak muda yang merayakannya karena mereka melihat hal itu sebagai budaya barat yang menarik dan alasan untuk memberikan hadiah.
Seorang fotografer Reuters mengaku melihat jajaran personel kepolisian dengan senjata di depan mall utama Sanlitun. Polisi reguler biasanya tidak membawa senjata di China.
Keamanan di Sanlitun telah ditingkatkan dengan patroli yang dipersenjatai dengan polisi di pusat perbelanjaan populer dan tempat turis, semenjak sebuah kecelakaan mobil fatal terjadi di Tiananmen Square pada 2013 yang menewaskan lima orang. (utd)