Dalam pernyataannya Rabu (30/12), Inggris tidak mengabulkan petisi yang telah ditandatangani lebih dari 500 ribu orang tersebut. Namun pemerintah Inggris menegaskan berhak mencegah warga asing masuk negara itu jika kehadirannya dianggap "tidak kondusif bagi masyarakat."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan pernyataan itu, Trump tidak akan dilarang masuk ke Inggris.
Kandidat presiden Amerika Serikat dari Partai Republik itu dalam berbagai pernyataannya kerap memicu kontroversi. Sebelumnya Trump dikecam karena menghina warga keturunan Meksiko. Kendati demikian, dia menempati posisi teratas dalam survei Partai Republik.
"Pemerintah [Inggris] menyadari besarnya penentangan terkait pernyataan [Trump] tersebut dan akan terus menyuarakan penolakan terhadap komentar yang berpotensi memecah belah komunitas kita, siapa pun yang mengatakannya," lanjut Inggris. (den)