“Dengan makin sedikitnya es di Arktik sebagai hasil dari perubahan iklim, arkeolog kini memiliki akses lebih ke situs kapal karam yang potensial lebih dari sebelumnya,” menurut rilis yang dikutip dari Badan Nasional Kelautan dan Atmosfer AS (NOAA), dikutip dari CNN.
Tim NOAA menemukan lambung dari dua kapal pemburu paus di Laut Chukchi yang berusia 144 tahun dan 31 puing lain yang terdampar di pantai Alaska.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sampai saat ini, tidak ada yang menemukan bukti definitif salah satu armada ini hilang di bawah air," kata Brad Barr, arkeolog dan ko-direktur proyek NOAA. "Eksplorasi ini memberikan kesempatan untuk menulis bab terakhir dari cerita penting yang merupakan warisan maritim Amerika dan juga menjadi saksi beberapa dampak dari pemanasan iklim pada lansekap lingkungan dan budaya di wilayah ini, termasuk berkurangnya es laut dan mencairnya lapisan es tebal (permafrost).” (stu/stu)