Polisi yang menjadi korban bernama Jesse Hartnett (33). Dia ditembak tiga kali pada Kamis malam dan menderita luka serius. Ia menderita luka tembak di beberapa bagian, termasuk lengannya.
"Dia luka serius yang harus dioperasi," kata Komisaris Polisi Richard Ross, dikutip dari CNN.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia mencoba untuk membunuh polisi ini. Sang polisi pun tak tahu apa yang dihadapinya," kata Ross.
"Sangat menakjubkan dia masih hidup."
Ross juga mengatakan bahwa Harnett tampaknya menderita kerusakan saraf yang cukup berat. "Untungnya dia sudah sadar, dia baik."
Kepada CNN, Kapten Polisi James Clarke mengatakan bahwa penembak berkata kepada penyidik tentang alasan penembakan. "Saya mengikuti Allah. Saya bersumpah setia pada negara Islam dan ini sebabnya saya melakukan hal ini."
Pria bersenjata ini diidentifikasi polisi sebagai Edward Archer dari Yeadon, pinggiran Philadelphia.
Senjata yang digunakan penembak adalah 9mm Glock 17. Senjata ini pun ternyata bukan milik penembak. Senjata tersebut dilaporkan dicuri dari rumah seorang polisi pada tahun 2013 lalu. (chs)