Diberitakan Sputnik yang mengutip stasiun NHK, Minggu (10/1), kementerian pertahanan kedua negara akan bekerja sama dalam menciptakan unsur rudal SM-3 Block IIA di Jepang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NHK menuliskan, pengembangan sistem pertahanan ini salah satunya adalah untuk mengatasi ancaman rudal nuklir Korea Utara.
Sebelumnya Rabu lalu, Korut melakukan uji coba bom nuklir atau bom hidrogen yang memicu guncangan di negara-negara tetangga.
Para ahli sangsi Korut mampu membuat bom nuklir. Namun AS dan para sekutunya di kawasan, seperti Korsel dan Jepang, mengecam tindakan Korut tersebut.
Pemimpin Korut Kim Jong Un dalam sebuah pernyataannya mengatakan bahwa rudal mereka diperuntukkan bagi pertahanan Korut dalam menghadapi serangan nuklir AS. (den)