Kim naik tahta di usia 28 tahun usai kematian ayahnya, Kim Jong Il, tahun 2011. Sejak saat itu, dia mengeksekusi mati banyak penentangnya, termasuk pamannya sendiri Jang Song Thaek.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kau harus memberinya pujian. Berapa banyak anak muda--dia 26 atau 25 tahun saat ayahnya meninggal--mengendalikan jenderal tangguh ini, dan tiba-tiba, kau tahu, mengagumkan saat kau memikirkannya. Bagaimana dia melakukannya?" ujar Trump.
Trump mengaku mengagumi Kim yang menurutnya mampu menunjukkan sikap kepemimpinan di Korut.
"Dia menyingkirkan pamannya, dia menyingkirkan yang ini, dan yang itu. Pria ini tidak main-main dan kita tidak bisa main-main dengan dia. Karena dia benar-benar punya rudal dan nuklir," lanjut Trump.
Kim Jong Un tidak ragu menyingkirkan para penentangnya, termasuk pamannya sendiri. (Reuters/KCNA) |
Trump sebelumnya juga memuji para pemimpin kontroversial lainnya, seperti Vladimir Putin. Agustus tahun lalu, dia mengatakan bahwa Kim bisa jadi adalah pemuda jenius dan menyerukan Korsel membayar perlindungan militer yang diberikan AS. (stu)
Kim Jong Un tidak ragu menyingkirkan para penentangnya, termasuk pamannya sendiri. (Reuters/KCNA)