Rancangan amandemen peraturan keluarga berencana dan populasi Beijing disampaikan pada Jumat pekan lalu. Dalam rancangan tersebut, liburan pernikahan tujuh hari untuk pasangan tua dihapuskan, sementara cuti hamil ditambah dari 98 hari menjadi 128 hari bagi ibu. Cuti melahirkan juga ditambah bagi ayah sebanyak 15 hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tiga kota ini mengikuti langkah Provinsi Guangdong yang sebelumnya telah menambah cuti hamil hingga 30 hari dari 1 Januari lalu. Di Guangdong, suami juga mendapatkan tambahan cuti menjadi 15 hari untuk merawat istri dan bayi.
Tambahan cuti hamil ini diharapkan bisa mendorong lebih banyak lagi warga China yang melahirkan. Sebelumnya China menghapuskan kebijakan satu-anak dan menggantinya dengan dua-anak untuk menambah populasi muda dan menghindari krisis demografi. (den)