Penyerang di kantor ARY News di Islamabad itu juga melempar pamflet kelompok yang mendeklarasikan diri terkait dengan ISIS di Afghanistan dan Pakistan.
Petugas keamanan mengejar penyerang tersebut, menurut ARY dalam situs mereka, dan seorang editor terluka di kepala akibat pecahan dari ledakan pada Rabu (13/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tahun lalu, beberapa komandan Taliban Pakistan dan Afghanistan berbaiat kepada ISIS, meski tidak jelas koneksi kepemimpinan mereka dengan ISIS yang kini menguasai sebagian besar wilayah di Irak dan Suriah. (stu)