Menteri Keamanan Burkina Faso Simon Compaore mengatakan sebanyak 23 orang yang berasal dari 18 negara tewas dalam peristiwa berdarah itu. Namun Duta Besar Perancis untuk Burkina Faso, Gilles Thibault mengatakan sebanyak 27 tewas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang yang selamat, Yannick Sawadogo, menggambarkan betapa mengerikannya suasana saat terjadi pengepungan dan penyerbuan.
"Semua orang panik dan tiarap di lantai. Ada darah di mana-mana, mereka menembaki orang-orang," ungkap Sawadogo.
Sebelumnya pasukan keamanan Burkina Faso berhasil merebut kembali Hotel Splendid yang menjadi ajang pertempuran dengan militan Al Qaeda yang menyandera ratusan orang. Kelompok Al Qaeda in Islamic Maghreb (AQIM) mengklaim bertanggung jawab atas penyanderaan tersebut.
Diberitakan sebelumnya sebanyak 126 sandera berhasil diselamatkan, sebanyak 33 di antaranya luka-luka, dan sebanyak 20 orang tewas dalam operasi penyerbuan yang dilakukan aparat setempat.
(obs/obs)