Bantuan dana ini termaktub dalam sebuah dokumen kerja sama yang diperoleh Reuters, Minggu (17/1). Dalam dokumen dipaparkan bahwa Kerajaan Saudi akan memberikan hibah dana sebesar US$20 juta dan US$30 juta lainnya untuk investasi di Somalia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah Saudi, beberapa negara Teluk lainnya mengumumkan pemutusan hubungan dengan Iran.
Somalia putus hubungan dengan Iran karena pemerintah Teheran dianggap mencampuri urusan dalam negeri dan mengancam keamanan nasional mereka. Pemerintah Mogadishu memberikan waktu 72 jam bagi diplomat Iran untuk angkat kaki dari negara itu.
Menteri Keuangan Somalia Mohamed Aden Ibrahim menolak mengomentari soal hibah namun mengatakan setiap bantuan dari Saudi tidak ada hubungannya dengan sikap mereka terhadap Iran.
"Hubungan kami dengan Arab Saudi telah terjalin lama dan bukan sesuatu yang baru," kata Ibrahim.
Hubungan Somalia dengan Saudi terjalin erat seiring pembangunan di tengah pemberontakan kelompok al-Shabaab yang menguasai sebagian negara tersebut. Namun pendonor terbesar bagi Somalia masih tetap dari negara Barat dan Turki.