Diberitakan Reuters, pilot tersebut diyakini tewas ketika pesawat Fighting Falcon milik pemerintah Taiwan yang ia kendarai jatuh sebelum pukul 09.00 waktu setempat di dekat kota Bagdad, sekitar 160 kilometer dari Phoenix.
"Kini, semua indikasi membuat saya yakin bahwa pilot tersebut tidak selamat," ujar komandan Markas AU Luke, Scott Pleus, yang juga mengatakan bahwa pesawat itu tidak membawa artileri hidup
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penerbang Taiwan ini sudah diposkan di instalasi Arizona selam enam bulan dengan pengalaman menerbangkan F-16 dan sudah pernah mengikuti latihan tempur.
Jet seharga US$25 juta tersebut dikirimkan untuk 56th Fighter Wing di Markas AL Luke, sayap militer yang ditugaskan untuk berlatih dengan pesawat F-16 dan F-35. Insiden ini merupakan kecelakaan F-16 ketiga di markas tersebut sejak 2013.
Insiden serupa terjadi pada November lalu, ketika sebuah jet mengalami kecelakaan di New Mexico saat menjalankan misi latihan rutin. Pilot berhasil keluar dengan selamat. (stu)