"Indonesia sangat penting. Saat kedatangannya nanti, Perdana Menteri bahkan akan membawa setengah kabinetnya, yaitu empat menteri, dua sekretaris negara, beberapa perwakilan institusi," ujar Duta Besar Hungaria untuk Indonesia, Judith Nemeth Pach, dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (26/1).
Pach lantas menjelaskan bahwa Hungaria hanya memiliki 10 menteri sehingga dengan membawa serta 4 menteri dan 2 sekretaris negara, setengah kabinet pemerintahan akan berada di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pertemuan tersebut, akan ditandatangani dua nota kesepahaman, yaitu mengenai Kerja Sama Perikanan dan Manajemen Air dan Kerja Sama Edukasi pada 2016-2018.
"Kami akan menyediakan program beasiswa bagi 50 siswa dari Indonesia. Tak hanya edukasi, tapi semua biaya hidup di Hungaria," tutur Pach.
Dari Istana Presiden, Orban akan bertemu dengan Sekretaris Jenderal ASEAN, Le Luonh Minh, di kantor sekretariat ASEAN.
Sementara itu, delegasi lain yang terdiri dari 60 pebisnis akan menggelar Forum Bisnis di Hotel Kempinski, Jakarta, pada 1 Februari.
Menurut Sekretaris Pertama Kedutaan Besar Hungaria di Indonesia, Katalin Boszormenyi-Nagy, ada banyak kesamaan budaya antara Indonesia dan negaranya, terutama di Yogyakarta.
"Ada satu kota di Hungaria, Pecs, karakteristiknya sangat mirip dengan Yogyakarta, mulai dari kesenian dan pendidikannya. Kemungkinan akan ada perjanjian kerja sama lebih khusus antara Yogyakarta dan Pecs," tutur Boszormenyi-Nagy kepada CNN Indonesia.
Kunjungan Orban rencananya akan ditutup dengan pertemuan dan jamuan makan malam bersama Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X. (stu)