Jenazah yang ditemukan diduga merupakan korban tewas kapal yang terbalik akibat ombak setinggi tiga meter. Sebelumnya pada Selasa (26/1), otoritas Malaysia menemukan 13 jenazah korban kapal tenggalam Pantai Tanjung Kelise, yang segera dikirimkan ke Rumah Sakit Sultan Ismail, Malaysia.
Identifikasi dilakukan langsung oleh keluarga yang berada di Malaysia dengan didampingi tim satgas Perlindungan Warga Negara Indonesia Konsulat Jenderal RI Johor Bahru.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Otoritas berwenang Malaysia masih terus memantau apabila ada korban lain di sekitar lokasi kejadian," bunyi pernyataan KJRI Johor Bahru.
Wilayah Johor merupakan salah satu pintu keluar masuk bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang akan bekerja di Malaysia, baik secara legal maupun ilegal.
Hingga kini, upaya identifikasi korban terus dilanjutkan dan diharapkan keluarga yang merasa kehilangan atau menduga anggota keluarga menjadi korban dapat menghubungi Posko KJRI Johor Bahru, dengan nomor telepon sebagai berikut:
Marsianda, Pelaksana Fungsi Konsuler 1: +60177301424
Dewi Lestari, Pelaksana: +60167901164
Wino Sumarno, LO Polri: +60103665506
Taufiqur Rijal, Konsul Jenderal: +60106632211 (ama)