Seorang aparat China pada Kamis (28/1) mengatakan bahwa Garrat dituntut oleh jaksa di Kota Dandong, sebelah timur laut Provinsi Liaoning. Kantor berita Xinhua melansir bahwa sidang juga akan digelar di Pengadilan Rakyat Menengah Dandong.
Dalam proses tersebut, penyidik menemukan bukti yang mengindikasikan bahwa Garrat menerima tugas dari badan spionase Kanada untuk menghimpun data intelijen China.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat itu, Simeon menggambarkan kedua orang tuanya sebagai umat Kristen yang terbuka. Menurutnya, orang tuanya ambil andil dalam program pengiriman bantuan makanan ke Korea Utara.
Juru Bicara Hubungan Global Kanada mengaku sudah mendiskusikan kasus tersebut dengan pemerintah China. Kantor kekonsuleran juga sudah memberikan pendampingan bagi pasangan ini dan pemerintah Kanada selalu memantau perkembangan kasusnya.
"Kasus ini sudah diketahui oleh Kanada sejak berbulan-bulan lalu. Kami juga sangat khawatir dengan keadaan istri Garrat, Julia, yang masih berada di semacam tahanan rumah di China. Kami mendesak pemerintah Kanada untuk menggunakan segala upaya diplomatik yang ada untuk mengadvokasi Keluarga Garrat," demikian bunyi pernyataan resmi Partai Konservatif Kanada. (ama)