Jasad hewan tersebut terlihat di ruas jalan di Brisbane. Seperti dilansir The Telegraph, awalnya aparat menemukan 16 kanguru yang tewas, sementara satu lainnya sekarat. Namun, satu kanguru itu terpaksa dibunuh untuk mengakhiri kesakitannya.
"Mereka jelas tergilas. Anda dapat melihat jejak ban di mana mereka berjalan dan menabrak kanguru-kanguru ini," ujar Michael Beatty, juru bicara Dewan Kehormatan untuk Pencegahan Kejahatan terhadap Hewan (RSPCA).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Daerah tersebut memang dikenal dengan populasi kangurunya yang banyak, sekitar 3.000 ekor. Pada malam hari, kanguru biasanya mencari makan di rerumputan pinggir jalan yang menghubungkan dengan penjara pria dan perempuan.
"Anda dapat menemukan ratusan kanguru pada malam hari sedang mencari makanan di pinggir jalan," kata Beatty.
Insiden ini terjadi hanya berselang beberapa hari setelah dua remaja di Brisbane diadili karena menyiksa tupai. Mereka menginjak-injak hewan tersebut hingga isi perutnya terburai kemudian mengunggah aksi tersebut ke jejaring sosial.
Sama seperti remaja tersebut, pria penabrak kanguru ini juga dapat diadili atas kejahatan terhadap binatang dan pembunuhan hewan. (stu/stu)