Grand City Hotels, perusahaan yang berbasis di London, itu mengatakan bakal menyediakan 22 hotel bagi Senat Berlin, termasuk Holiday Inn dan Wyndham. Namun belum jelas berapa banyak pengungsi yang bakal ditampung.
"Karena Senat sudah menunjukkan ketertarikan sewa beberapa tahun, [kontrak] ini akan bernilai setidaknya 600 juta euro," ujar seorang sumber dalam Senat kepada harian Jerman, Frankfurter Allgemeine.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, beberapa kekhawatiran mulai bermunculan atas kontrak ini. Beberapa kritik curiga bahwa kesepakatan ini membuka kesempatan korupsi karena dijalankan melalui kontrak tanpa tender.
Sementara itu, banyak pihak terus mendesak Jerman untuk menangani masalah pengungsi. Berlin sendiri diterjang gelombang pengungsi sejak tahun lalu.
Pada 2015, Jerman menerima sekitar 1,1 juta pencari suaka, sementara Berlin sendiri menyediakan akomodasi bagi hampir 80 ribu orang.
Otoritas Berlin sudah menggunakan gimnasium, gedung perkantoran, bahkan bank untuk menempatkan pengungsi yang tiba. Bekas Bandara Tempelhorf bahkan sudah menampung lebih dari tujuh ribu pencari suaka. (stu)