Desakan terhadap Rusia untuk menghentikan serangan udara di Rusia datang dari sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat. Menlu AS, John Kerry pada Selasa (2/2) menyatakan Rusia harus berhenti membombardir pasukan oposisi di Suriah, utamanya karena pembicaraan damai yang dipimpin PBB kini sudah dimulai.
Lihat juga:Perundingan Damai Suriah Dimulai di Swiss |
Lavrov juga menyatakan akan sulit memaksakan penerapan gencatan senjata kecuali perbatasan Suriah dengan Turki diamankan untuk mencegah penyelundupan dan gerakan militan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PBB, yang menggelar perundingan itu, berharap perundingan bisa berlangsung selama enam bulan dengan tujuan pertama, gencatan senjata, dan kemudian menciptakan stabilitas politik di Suriah.
Konflik antara pemerintah dan oposisi sudah berlangsung selama hampir 5 tahun dan memakan korban lebih dari 250 ribu orang. Lebih dari 10 juta orang mengungsi.
Menurut laporan Observatory, serangan Rusia sudah menewaskan 964 pejuang ISIS dan 1.233 pejuang dari kelompok pemberontak yang lain.
Rusia sendiri mengatakan targetnya adalah kelompok militan ISIS. Tapi kelompok pemberontak dan masyrakat mengatakan, serangan itu justru memporak-porandakan permukiman warga sipil yang tidak berada di area pertempuran. (ama/ama)