Badan Meteorologi Jepang menaikkan tingkat peringatan ke tingkat 3, yang berarti tidak boleh ada orang yang mendekat ke gunung, menyusul "letusan eksplosif" tersebut. Puncak gunung itu mengalami ratusan erupsi kecil setiap tahun.
"Tampaknya, bebatuan terlempar hingga 2 km dari kawah, tapi daerah ini cukup jauh dari masyarakat," kata Kazuhiro Ishihara, profesor dari Universitas Kyoto, saat diwawancara oleh televisi nasional Jepang, NHK.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PLTN Sendai dijalankan oleh Kyushu Electric Power dan terletak di pulau yang sama dengan Gunung berapi Sakurajima. PLTN ini kembali beroperasi tahun lalu setelah ditutup, bersama dengan semua pembangkit nuklir Jepang, setelah gempa dan tsunami pada 2011 memicu krisis di PLTN Fukushima.
Juru bicara untuk Kyushu Electric mengatakan tidak ada dampak dari letusan gunung itu terhadap tanaman dan operasinya. Pihak perusahaan juga tidak akan mengambil tindakan pencegahan khusus.
Jepang terletak di "Cincin Api," wilayah dengan kegiatan seismik aktif di sekitar tepi Samudera Pasifik. Jepang juga memiliki lebih dari 100 gunung berapi aktif. (ama)