Penyelidikan dilakukan di tengah temuan penggunaan kaleng sebagai pengisi dinding di bangunan itu. Dalam sebuah foto di reruntuhan bangunan, terlihat kaleng-kaleng bekas minyak goreng berwarna biru digunakan sebagai pengisi dinding.
Lihat juga:Tujuh WNI Terluka dalam Gempa di Taiwan |
Namun menurut arsitek kepada stasiun berita CNA penggunaan kaleng untuk tujuan konstruksi tidak ilegal sebelum September 1999. "Tapi setelah itu digunakan styrofoam dan papan bekisting," kata dia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bangunan itu adalah satu dari 11 gedung yang rusak akibat gempa 6,4 skala Richter. Namun kompleks apartemen iatu adalah yang paling tinggi di antara bangunan lainnya dan ambruk seluruhnya.
Operasi penyelamatan masih terus dilakukan di bangunan tersebut. Diperkirakan masih ada 100 orang yang terjebak di dalam reruntuhan. Sejauh ini korban tewas akibat gempa di Taiwan mencapai 38 orang. (den)