“Ada laporan peningkatan kekurangan pasokan makanan, komoditas dasar, alat medis dan bahan bakar di area. Dengan rute suplai yang tak teratur yang digunakan sebelum Januari [namun] kini terputus, makanan yang masih tersedia kini dijual dengan harga lebih tinggi,” bunyi laporan kantor kemanusiaan PBB, Kamis (11/2).
Harga roti sudah naik hingga 10 kali lipat di Homs, tak terbeli oleh hampir semua keluarga di sana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Konvoi kemanusiaan PBB terakhir mencapai Homs pada Oktober tahun lalu. PBB tetap berupaya untuk menyalurkan lebih banyak bantuan sejak itu, namun mendapat persetujuan.
Tertutupnya akses ke sana membuat PBB tak bisa menyalurkan bantuan, sehingga 12,7 persen anak-anak dan 25 persen perempuan hamil menderita malnutrisi, lebing tinggi dari rata-rata nasional dengan 4,9 persen.
Wilayah itu dihujani serangan udara sejak akhir Oktober. Tak ada aliran listrik sejak itu, air pompa pun nihil di Rastan dan Talbiseh. (stu)