Semua aktivitas di Masjid Maryam di Kopenhagen-kecuali salat Jumat- bakal terbuka bagi kaum Adam meski semua imam adalah perempuan. Sherin Khankan, pendiri masjid mengatakan bahwa dia ingin membangun masjid untuk menantang ‘struktur patriarkal yang normal’.
“Kami telah menormalisasi struktur patriarki di dalam lembaga keagamaan. Bukan hanya di Islam namun juga dalam Judais dan Kristen dan agama lainnya. Dan kami ingin menantang hal tersebut,” kata Khankan, seperti dilansir Independent, Ahad (14/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua Jaringan Perempuan Muslim Se-Inggris Raya (MWNUK)Shaista Gohr mengatakan Partai BUruh telah membiarkan anggota dewan Muslim lokal menjalankan “sistem patriarkal yang dikenal dengan nama biradari” dimana pria bisa mengintimidasi atau menekan perempuan yang ingin meraih kursi dalam dewan lokal kota.
Salah satu korbannya adalah Fozia Paveen mengatakan bahwa anggota dewan lokal pria telah menjalankan “kampanye pelumas” terhadap dirinya ketika ia berusaha maju menjadi dewan lokal di Birmingham pada 2007-08. (bag)