Seperti diberitakan CNN, insiden ini terjadi pada Minggu (14/2) dalam penerbangan pesawat maskapai Virgin Atlantic No.025 dari Bandara Heathrow, London, menuju New York, Amerika Serikat. Juru bicara maskapai, Jaime Fraser, mengatakan laser diarahkan ke pesawat dalam penerbangan tersebut.
"Keputusan ini diambil oleh kedua pilot untuk kembali ke Heathrow dan tidak melanjutkan penerbangan transatlantik," ujar maskapai dalam pernyataannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maskapai bekerja sama dengan aparat tengah mencari sumber laser tersebut. Hingga saat ini Polisi Metropolitan London belum menemukan pelakunya.
Insiden itu terus meningkat jumlahnya, terutama di AS, seiring semakin murah dan mudahnya mendapatkan senter laser.
Sinar laser berpotensi membakar kornea mata pilot dan menyebabkan luka serius. Paparan langsung pada mata bisa membuat pilot dilarikan ke rumah sakit. (den)