Dalam serangan pada Rabu (17/2) tersebut, beberapa personel yang baru direkrut lainnya juga terluka akibat ledakan di gerbang kamp Abbas, Buraiqa, tersebut.
Seperti dilansir Reuters, kamp tersebut merupakan tempat menampung para pemuda yang mengikuti wajib militer guna membangun pasukan tentara baru bagi pemerintah Hadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga saat ini, belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Serangan ini hanya merupakan bagian kecil dari ledakan bom yang biasa menghantam Yaman setiap harinya.
Perang terus berkobar di Yaman sejak Arab Saudi mengirimkan pasukan udara untuk menyerang kelompok pemberontak Houthi yang sudah menduduki istana kepresidenan sejak tahun lalu. (stu)