"Penangguhan akan diterapkan hingga pemerintah mendapatkan kejelasan soal kebutuhan tenaga kerja di industri," kata wakil Perdana Menteri Ahmad Zahid Hamidi, diberitakan Reuters yang mengutip kantor berita Bernama.
Belakangan pemerintah Malaysia mengklarifikasi bahwa Bangladesh boleh mengirim 1,5 juta warganya untuk mencari kerja di Malaysia, namun bukan berarti semuanya akan diterima.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pekerja asing tanpa dokumen yang valid atau mereka yang overstay akan ditahan dan dikirim ke negara asal," kata Zaid.
Malaysia juga menangguhkan rencana menaikkan upah pekerja asing setelah mendapat penentangan dari para pengusaha yang mengaku usahanya akan terpuruk dengan biaya tambahan.
Tidak diketahui berapa lama penghentian sementara penerimaan pekerja asing ini akan diberlakukan di Malaysia. (den)