Tak ada yang terluka dalam insiden itu. Namun setidaknya 18 buruh yang sedang bekerja di konstruksi sekolah baru tersebut sempat diculik, walau kemudian dibebaskan tak lama setelah kejadian terjadi.
Para petugas keamanan di Waziristan Selatan menyatakan asrama perempuan di sekolah yang berada di wilayah Tehsil Tiarza rusak akibat pengeboman ini, begitu pula dengan beberapa peralatan konstruksi yang berada di lokasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, 20 orang tewas dan puluhan lainnya terluka pada bulan lalu ketika para militan melancarkan serangan ke Universitas Bachka Khan di provinsi Khyber Pakhtunkhwa.
Setahun sebelum itu, sekitar 134 pelajar di sekolah militer di dekat Peshawar juga terbunuh karena adanya serangan dari kelompok militan.
Generasi militan Pakistan memang sering menggunakan wilayah suku untuk melancarkan serangan terhadap negaranya sendiri, maupun pun pasukan yang dipimpin Amerika Serikat di Afghanistan.
Mereka mencoba untuk menggulingkan pemerintahan dan mengimplementasi hukum Islam.
Militan Taliban Pakistan dengan bebas bersekutu dengan Taliban Afghanistan yang sempat menguasai hampir seluruh wilayah Afghanistan, sampai akhirnya berhasil diamankan pasukan yang dipimpin oleh AS. (ama)