Sekitar 200 orang, mayoritas warga Palestina, ikut serta dalam peringatan demonstrasi di Hebron, Tepi Barat pada Sabtu (20/2), yang menurut juru bicara militer Israel, diwarnai dengan pelemparan batu ke arah aparat.
Pasukan keamanan Israel telah menewaskan sedikitnya 163 warga Palestina, 107 di antaranya dituding Israel sebagai penyerang, sementara sisanya ditembak mati ketika protes anti-Israel. Rentetan kekerasan ini telah berlangsung terus selama lima bulan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT